Afghanistan Dan Pakistan Siap Melawan Terorisme Bersama-sama
Oleh Althaf pada Ahad 14 Maret 2010, 05:43 PM
KABUL (Arrahmah.com) - Pemerintah Afghanistan dan Pakistan telah sepakat untuk bersama-sama melawan terorisme dan ekstremisme di kedua wilayah tersebut dan menekankan bahwa terorisme merupakan ancaman bagi kedua negara, juru bicara Presiden Afganistan, Waheed Omar, mengatakan pada hari Sabtu (13/3).
"Sejak dua tahun terakhir, sejumlah pejabat dari kedua belah pihak telah sama-sama menyepakatai bahwa terorisme dan ekstremisme adalah ancaman umum bagi bangsa-bangsa," kata Omar dalam konferensi pers.
Dia juga mengatakan bahwa pihak Pakistan telah berjanji untuk memberikan semua bantuan bagi stabilitas politik di Afghanistan, sembari menambahkan "Pakistan telah terlibat penuh dalam proses perdamaian Afghanistan."
Pemerintah Pakistan telah bersumpah untuk mendukung sepenuhnya upaya pemerintah Afghanistan dalam mewujudkan rekonsiliasi dan proses reintegrasi Taliban dengan politik arus utama, Omar menegaskan lebih lanjut.
Omar juga mengatakan bahwa Presiden Afghanistan Hamid Karzai selama kunjungannya ke Pakistan pada hari Rabu meyakinkan pihak Pakistan bahwa Afghanistan tidak akan memperbolehkan tanah untuk digunakan dalam melawan negara tetangganya sendiri.
Kunjungan resmi Karzai selama dua hari ke Pakistan yang berakhir pada Kamis mencatat bahwa Afghanistan tidak ingin ada perang kepentingan di wilayahnya baik antara India dan Pakistan maupun antara AS dan Iran. (althaf/xnh/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Tentara Israel Brutal Terhadap Warga Palestina Yang Melakukan Protes Pendudukan Negara Zionis
- Mesir Tolak Laporan HAM AS
- Obama Adakan Pertemuan Perang Afghanistan
- Inilah Daftar Hitam Negara Pembatas Internet
- Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Latgab Antiteror
- Ledakan Berangkai Mencabik Kota Lahore
- Komandan Inggris : Perubahan Strategi Taliban Sangat Cepat
- India-Rusia Tanda Tangani 19 Perjanjian
- Lagi, Tentara AS Akhiri Hidup Di Afghanistan
- Kampanye Anti-Islam Dalam Pemilihan Perancis
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Pesawat Pengintai Milik Jerman Mengalami “Kerusakan” Dan Terjatuh di Provinsi Kunduz
- Ledakan Bom Ranjau Tewaskan Dua Tentara Teroris Italia di Afghanistan Barat
- Tentara Inggris : Penjara Lebih Baik Daripada Perang Afghan
- Ledakan Bom Ranjau Hantam Bus, Mujahidin Kembali Difitnah
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO
- Wikileaks Kembali Bongkar Kekejian AS, Kini Dalam Perang di Afghanistan
- Ledakan Terjadi di Sebuah Mesjid Lukai 22 Orang
- Maulana Fazlullah : Kami Masih Aktif di Swat