Kakak Kandung Dulmatin Masih Ragukan Keterangan Polri
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 10 Maret 2010, 10:27 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Hari ini (10/3) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengadakan konferensi pers terkait penggerebekan "teroris" di wilayah Pamulang yang terjadi kemarin (9/3). Tiga orang ditembak mati oleh anggota Densus 88 dalam insiden itu.
Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengumumkan bahwa salah satu jenazah yang tewas dalam penggerebekan tersebut merupakan jenazah Dulmatin. Mereka mengklaim tes DNA yang mereka lakukan cocok 100% dengan tingkat kekeliruan yang sangat kecil, tes DNA dilakukan antara jenazah yang diduga Dulmatin dengan ibu kandungnya, Ibu Masniyati.
"Jenazah nomor 001 itu 100 persen dengan tingkat kemungkinan kekeliruan 1:100.000 triliun ini adalah betul bahwa benar-benar Dulmatin alias Yahya alias Mansyur alias Joko Pitono," ujar Kapolri.
Namun kakak kandung Dulmatin, Azzam Baabud, yang melakukan perbincangan khusus di salah satu stasiun televisi swasta mengatakan bahwa dirinya masih meragukan keterangan Polri. Dari penglihatannya secara sekilas, dia meragukan bahwa foto jenazah yang dipublikasikan Kapolri merupakan foto adik kandungnya.
"Saya masih ragu, dan saya harus memastikan dengan melihat secara langsung jenazah tersebut," ujar Azzam Baabud.
"Hingga saat ini keluarga masih belum diperbolehkan melihat secara langsung jenazah tersebut, karena itu saya masih belum yakin," lanjut Azzam.
Sementara itu, dua jenazah lain diklaim sebagai pengawal Dulmatin. Mereka adalah Ridwan dan Hasan Nur.
"Jenazah nomor 003 itu Ridwan, pengawal yang bersangkutan (Dulmatin) dan 003 adalah Hasan Nur, pengawal juga," ujar Kapolri. (haninmazaya/arrahmah.com)
* foto : Detikfoto
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Gates Tonton Pelatihan Militer Afghanistan
- 16 Pemuda Kashmir Tak Bersalah Ditangkap Polisi Musyrik India di Chennai
- Sidang M Jibriel : Jaksa Gunakan Pasal Karet
- Pemerintah AS Tidak Mengenal Anggota Al Qaeda yang Ditangkap di Pakistan
- Biden Yakinkan Israel Soal Komitmen AS
- Al-shabaab Nyatakan Siap Melawan AS
- Pemerintah: Namru Menjadi Agenda Kemitraan Strategis Indonesia-AS
- Jerman Mungkinkan Ponsel Membaca Gerakan Bibir
- Hezb-i-Islami Membelot, Membebek Pada Pemerintah Afghanistan
- HTI: Obama Akan Datang dengan Agenda Terselubung
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Jelang Vonis Putri Munawwaroh, SMS Dukungan Beredar!
- Dipukuli Lima Anggota Densus88, Muarifin Hanya Bisa Bertakbir
- Putri Munawwaroh Bacakan Risalah Jawaban Atas Replik JPU
- Densus 88 Kembali Melakukan Penangkapan, Polri Katakan Muarifin Yang Ditangkap di Sragen
- Putri Munawaroh Dituntut 8 Tahun Penjara
- Vonis Terhadap Jibriel Penuh Unsur Politis
- Hakim “Dzolim” Vonis M Jibriel 5 Tahun Penjara ; Perlawanan Belum Berakhir!
- Ratusan Pemuda Dari Berbagai Kota Sambut Jenazah Yuli Harsono