SBY Minta TNI & BIN Ikut Berantas Teroris
Oleh Althaf pada Ahad 07 Maret 2010, 12:21 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberi apresiasi kepada Polri yang telah menangkap tersangka teroris di Aceh kemarin. Presiden juga meminta TNI dan Badan Intelejen Negara (BIN) untuk bersama memberantas terorisme.
“Sel-sel terorisme masih bekerja. Saya minta TNI dan BIN serta pihak-pihak yang berkaitan harus bekerja untuk menangani hal ini dengan cepat dan tepat,” terang SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/3).
Mengenai temuan sel-sel teroris di Aceh, SBY yakin, gerakan itu adalah jaringan teroris yang tengah mengumpulkan tenaga dan pikiran untuk melakukan penyerangan.
“Ini bukan dari unsur GAM tapi betul-betul teroris yang terlatih. Mereka sengaja mengambil tempat di Aceh dengan harapan orang tidak akan mencurigai aktivitas mereka di sana. Saya juga dapat laporan bahwa pemimpinnya bukan orang Aceh. Saya minta (Menko) Polhukam untuk juga menangani hal ini,” jelasnya.
Sebab, kata SBY, mencegah terorisme tetap menjadi agenda penegakan hukum dan keamanan. “Rakyat harus merasa aman. Dunia usaha dan aktivitas ekonomi juga butuh keamanan, agar keamanan dalam negeri tetap terjaga. Karena ancaman teroris di tingkat dunia itu masih ada,” kata SBY.
Pencegahan ini, menurut SBY harus dilakukan TNI dan Polri bekerja sama dengan gubernur, bupati, walikota serta tokoh-tokoh masyarakat untuk menangani hal ini secara bersama-sama. (okz/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Penyambutan Obama Dibahas di Rapat Kabinet
- Jerman Pamerkan Komputer Pembaca Pikiran
- Penasihat Obama Akan Ajukan Pengadilan Militer Untuk Sidangkan Tersangka 11/9
- NATO: Afghanistan Model Penanganan Krisis Masa Depan
- Mullen: Kekuatan Militer Sangat Berpengaruh Bagi Politik Luar Negeri AS
- Hendropriyono: Anggota Jamaah Islamiyah akan Direkrut Jadi Agen Intelijen
- Dua Lagi Tentara Kafir NATO Tewas di Afghanistan Selatan
- Serangan ke Pentagon Sebabkan Dua Polisi Terluka
- AS Akan Bantu Latih Angkatan Perang Somalia
- PBB: Saatnya 'Berbicara' Dengan Taliban
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Salah Satu Tahanan Guantanamo Asal Yaman Dipindahkan Ke Tanah Airnya
- AS: Saatnya Bertindak Tegas Pada “Al Qaeda dan Afiliasinya” (?)
- SBY-Obama Dijadwalkan Bertemu di Sela-sela G20
- Kasus Penyiksaan Dalam Penjara Uzbek Terungkap
- Turki, Pakistan, Dan Afghanistan Kembali Bahas Agenda Perang Melawan Teror?
- Apapun Yang Terjadi, AS Akan Terus Lancarkan Serangan Drone Di Pakistan
- PBB Minta Sejumlah Negara Menutup Penjara-Penjara Rahasia
- “Indonesia Siap Bertindak Aktif untuk Kemerdekaan Palestina” (??)
- Riyad Alkatiri: Penangkapan Tidak berkaitan Institusi Anshorut Tauhid
- Pengadilan Belgia Memvonis Seorang Muslimah Dengan Tuduhan ‘Terorisme’