AS Akan Bantu Latih Angkatan Perang Somalia
Oleh Althaf pada Jum'at 05 Maret 2010, 05:15 PM
BRUSSELS (Arrahmah.com) - AS sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan Uni Eropa dalam melatih militer Somalia, yang pemerintahnya terlibat dalam perang melawan kelompok yang dikaitkan dengan al-Qaidah, seorang pejabat militer senior mengatakan pada Kamis (4/3).
Mayor Jenderal Richard J. Sherlock, kepala KOmando Afrika-Amerika mengatakan ada cukup banyak ruang lingkup kerjasama dengan Uni Eropa dalam program pelatihan ini.
Washington sejauh ini tidak berpartisipasi dalam upaya untuk mendukung pasukan Somalia, yang dianggap penting untuk mewujudkan stabilitas negara yang kehilangan pemerintahan fungsionalnya selama hampir dua dasawarsa.
Misi Uni Eropa merupakan bagian dari upaya internasional untuk membantu menstabilkan pemerintahan transisi Somalia. Di bawah rencana Uni Eropa, sekitar 200 instruktur militer Eropa akan mulai melakukan pelatihan pada bulan Mei mendatang terhadap 2000 personil pasukan Somalia di pangkalan militer Uganda.
"Kami akan berusaha memberikan kontribusi dalam upaya internasional mendukung pemerintahan transisi Somalia," kata Sherlock.
Sherlock dan Duta Besar Anthony Holmes, yang bertanggung jawab atas komando urusan sipil-militer, mengatakan mereka berada di Brussels untuk bertemu dengan pejabat senior Uni Eropa dan mengeksplorasi jalan agar militer AS bisa berkontribusi dalam pelatihan dan melengkapi pasukan Somalia.
"Kami juga berusaha mencari jalan untuk menyelaraskan kerjasama kami," kata Sherlock. Dia mencatat bahwa AS memiliki keahlian yang bisa dikontribusikan, terutama dalam pelatihan militer profesional.
Harakah Al-Shabab Mujahidin, yang dinilai Washington memiliki hubungan dengan al-Qaidah, sekarang telah mengontrol sebagian besar Somalia dan beroperasi secara terbuka di ibukotanya, Mogadishu, serta membatasi militer, pemerintah yang diakui PBB, serta pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika.
Selain itu, Uni Eropa dan Amerika Serikat pun bersama-sama melakukan misi anti-pembajakan maritim dari pantai Somalia yang panjangnya mencapai 1.900 mil (3.100 kilometer).
Kedua armada ini - bersama dengan NATO, India, Cina, Rusia dan kapal perang lain - yang selalu menjadi pendamping kapal-kapal asing melalui Teluk Aden dan sepanjang pantai Somalia, dengan dalih menghindari pembajakan. (althaf/ap/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- PBB: Saatnya 'Berbicara' Dengan Taliban
- Serangan Israel Batal Karena Bocor di Facebook
- ICMI Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Islami
- AS-India Akan Segera Resmikan Kerja Sama Perekonomian
- Kewenangan Komandan AS Di Afghanistan Lebih 'Melar'
- Sri Mulyani Lega Dibela SBY
- Tentara Teroris Rusia Serang Sebuah Desa di Ingushetia
- Lima Orang Tewas Saat Hari Pemilihan di Irak
- Senjata AS Sebabkan Kelahiran Cacat Meningkat di Fallujah
- Konvoy Militer Diserang di Dagestan, Sekitar 10 Tentara Teroris Rusia Tewas dan Terluka
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Imarah Islam Afghanistan : Tentara Salibis AS Dalang Peledakan Bus Sipil Afghanistan
- Pejuang Islam Bersumpah Akan Kobarkan Jihad di Wilayah Puntland
- Amir Hizbul Islam Menyeru Penduduk Somalia Tuk Bergabung Dengan Jihad
- Wikileaks Kemungkinan Dioperasikan Oleh CIA
- Dua Tentara Boneka Somalia Tewas, 7 Lainnya Terluka Parah
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO
- Wikileaks Kembali Bongkar Kekejian AS, Kini Dalam Perang di Afghanistan