AS Akan Pasok 1000 Peti Bom Ke Pakistan
Oleh Althaf pada Jum'at 05 Maret 2010, 03:06 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Angkatan Udara Amerika Serikat berencana untuk mengirimkan 1.000 peti bom laser ke Pakistan bulan ini untuk membantu Islamabad dalam melancarkan serangan terhadap mujahidin Taliban di perbatasan Afghanistan, juru bicara Angkatan Udara AS mengatakan pada hari Selasa (2/3).
Angkatan Udara AS saat ini tengah menyiapkan pengiriman bom tersebut setelah mengirimkan 1.000 peti bom MK-82 pada militer Pakistan bulan lalu, kata Letnan Kolonel Jeffry Glenn kepada AFP.
Bantuan militer AS ini menekankan bahwa Washington berperan besar dalam mendukung Pakistan yang telah berbulan-bulan melancarkan operasi melawan Taliban dan Al-Qaidah.
"Angkatan udara Pakistan sangat memainkan peran besar dalam operasi terhadap kaum ekstrimis," kata Sekretaris Angkatan Udara Michael Donley.
"Bersamaan dengan dilancarkannya operasi tersebut, mereka (Pakistan) mencari cara untuk meningkatkan kemampuan mereka," lanjut Donley.
Kepala angkatan udara Pakistan telah mengunjungi Washington tahun lalu dan meminta AS menambah bantuan militer, katanya.
Donley mengatakan Pentagon telah mengatur, pengiriman kilat bom MK-82, yang berat per unitnya 500 pon.
Amerika Serikat pun menambah 18 unit pesawat tempur F-16 ke Pakistan pada bulan Juni, yang telah dilengkapi dengan peralatan pemantau yang bisa digunakan saat malam hari, ungkap Glenn.
Konfirmasi kesepakatan senjata ini dilakukan saat Pakistan pada Selasa mengklaim menemukan tempat pertahanan Taliban dan Al-Qaidah terbesar di pegunungan dekat perbatasan Afghanistan. (althaf/afp/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- "Ulama" Inggris Keluarkan Fatwa Anti-Teror, Katakan Bom Syahid Tidak Ada Dalam Islam
- Tentara India Ditemukan Tewas Mengenaskan di Wilayah Kashmir
- Obama Desak Peninjauan Kembali Agenda Nuklirnya
- Sepuluh Balita Gizi Buruk Ditemukan di Lebak
- Indonesia Antisipasi Ancaman Perang Cyber
- Australia Bantu Program Rekonstruksi Sumbar Pascagempa
- Israel Tunda Rencana Pembangunan Taman Silwan
- Mahkamah AS Menolak Permohonan Tahanan Uighur
- Dalam Sehari, Zionis Israel Tangkap 19 Penduduk Palestina di Tepi Barat
- Drone AS Telah Bunuh 1.200 Orang Dalam Enam Tahun di Pakistan
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Imarah Islam Afghanistan : Tentara Salibis AS Dalang Peledakan Bus Sipil Afghanistan
- Wikileaks Kemungkinan Dioperasikan Oleh CIA
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO
- Wikileaks Kembali Bongkar Kekejian AS, Kini Dalam Perang di Afghanistan
- Tentara Salibis AS Yang Menghilang, Berada Dalam Tahanan Mujahidin
- Maulana Fazlullah : Kami Masih Aktif di Swat
- AS Akan Kembali Kerjasama dengan Kopassus