AS Akui Senang Dengan Perubahan Sikap India Terhadap Pakistan
Oleh Althaf pada Selasa 09 Februari 2010, 04:38 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Amerika Serikat mengatakan bahwa pihaknya telah melihat perubahan positif dari sikap India terhadap Pakistan, setelah hubungan antara kedua yang bertetangga itu menegang akibat dampak penyerangan November 2008 di Mumbai.
Menurut laporan penilaian ancaman 2010 dari komunitas intelijen AS, Perdana Menteri India Manmohan Singh menegaskan kembali secara terbuka dua poin kritis mengenai Pakistan: "bahwa India tidak ingin melihat negara itu (Pakistan) menjadi negara yang gagal, dan bahwa Pakistan terlibat dalam upaya untuk memerangi Taliban yang beroperasi di wilayah Pakistan."
Laporan tersebut merupakan penilaian tahunan terhadap ancaman internasional bagi kepentingan AS oleh 16 badan intelijen Amerika, termasuk CIA, dan disampaikan kepada Kongres.
Dalam perkembangan terkait, Pentagon merilis transkrip komentar Menteri Pertahanan AS, Robert Gates, yang mencatat bahwa akhir-akhir ini baik India maupun Pakistan telah menyatakan kesediaannya dalam menyelesaikan perselisihan mereka secara bilateral.
"Dengan dialog yang benar-benar terbuka dan jujur... tampaknya hal itu menjadi cara terbaik untuk menghindari kesalahpahaman," kata Gates, meskipun masih ada kecurigaan baik di Islamabad maupun New Delhi mengenai peran kedua negara itu di Afghanistan.
Meskipun India terus menolak untuk menerima mediasi pihak ketiga dalam hubungannya dengan Pakistan, sekretaris pertahanan AS berkata: "Jika kami dapat menjadi penolong dan jika kedua pihak menginginkan bantuan kami, kami akan melakukan apa yang dapat kami lakukan. Kami siap untuk memainkan peran yang konstruktif, tetapi jika kedua belah pihak itu ingin kami terlibat. "
Namun, laporan intelijen AS itu pun menyalahkan Pakistan karena terus melanjutkan ketegangannya dengan India. Laporan itu mengklaim bahwa "Keyakinan Islamabad bahwa kelompok-kelompok militan merupakan bagian penting dari strateginya untuk melawan militer India dan meraup keuntungan ekonomi". Kecurigaan terhadap Pakistan pun muncul dalam pernyataan: "Pakistan memiliki keterbatasan untuk melakukan upaya untuk melawan terorisme di luar perbatasan."
Dawn.Com melansir bahwa laporan itu pun memperingatkan bahwa "Pendekatan strategis Islamabad beresiko membantu Al Qaidah mempertahankan yang benteng pertahanannya karena beberapa kelompok yang didukung oleh Pakistan lah yang selama ini memberikan bantuan kepada Al Qaidah." (althaf/dawn/arrahmah.com)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
sponsored links
Jejaring Sosial Islam NahnuMuslim.com
The Largest Muslim Social Network (Insha Allah)
www.nahnumuslim.com
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Perang Tablet PC Kian Memanas
- Mujahidin Afghanistan Siap Hadapi Pertempuran Besar
- Solusi Ba'asyir Agar Presiden Tidak Di'kerbau'kan Pendemo
- Karzai Minta NATO Akhiri Serangannya?
- 30 Persen Utang Indonesia Berupa Pinjaman Mengikat
- Lagi, Dua Tentara Kafir dan Seorang Penerjemah Tewas di Afghanistan
- NATO Menyeru Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Untuk Menyerah?
- Longsoran Salju Bunuh 11 Tentara Musyrik India di Kashmir
- Polisi Zionis Israel Serang Jerusalem Timur
- Tentara Thailand Tewas Dalam Sebuah Serangan di Narathiwat
Berita Terbaru
- AS Abaikan Perintah Untuk Meninggalkan Irak
- 14 Mujahidin AQAP Ditangkap di Yaman Selatan?
- Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan Muslim Gaza
- Mujahidin Afghan Serukan Boikot Pemilihan Umum Afghanistan
- OMMA : Konvoy Logistik NATO Diserang di Herat
- China Samai Komputer Super Tercepat di Dunia
- SBY Berharap Ekses Negatif Demokrasi Diperbaiki?
- Pangkalan Militer Rusia di Dagestan Diserang, Tiga Tentara Tewas
- Phobia Merkel: Kekerasan Pemuda Muslim Adalah Masalah
- “Pakistan Akan Memimpin Muslim di Seluruh Dunia, Secepatnya”
Berita Terkait
- AS Abaikan Perintah Untuk Meninggalkan Irak
- “Pakistan Akan Memimpin Muslim di Seluruh Dunia, Secepatnya”
- Tentara Muslim Keluar Dari Militer AS
- Kebakaran Islamic Centre di Tennessee, Disengaja
- Lagu Lama, Gates Bersumpah Kalahkan Taliban dan Al Qaeda
- Biden : AS Akan Memulai Misi Baru di Irak
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Kekejaman Tentara India Jadikan Muslim Kashmir Hidup Bagai di Neraka
- Pasukan Teror AS, Lagi-Lagi, Bantai Warga Sipil Afghanistan
- Remaja New York Dibui Karena Melecehkan Jama’ah Masjid