NATO Menyeru Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Untuk Menyerah?
Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 09 Februari 2010, 02:04 PM
HELMAND (arrahmah.com) - Tentara penjajah NATO di Afghanistan menyeru kepada Taliban (Imarah Islam Afghanistan) untuk menyerah terlebih dahulu sebelum mereka melancarkan operasi terbesar "anti-militan" sejak 2001 silam.
Jurubicara NATO, Jenderal Eric Tremblay meminta kepada "militan" untuk meletakkan senjata mereka dan mengumumkan bahwa tujuan dari operasi kali ini adalah memisahkan "militan" dengan penduduk lokal.
Ahmadi Yusuf, jurubicara Imarah Islam Afghanistan mengatakan kepada AFP melalui sambungan telepon bahwa tentara Imarah Islam Afghanistan tengah mempersiapkan diri untuk tetap tinggal dan bertempur.
Ahmadi juga menambahkan bahwa mujahidin telah menembakan roket ke arah basis NATO dan tentara boneka Afghan di wilayah Afghanistan Selatan, provinsi Helmand untuk menyambut operasi besar mereka.
Laporan juga mengatakan bahwa mujahidin telah memasang ratusan bom tepi jalan yang siap diaktifkan dan menargetkan para salibis di provinsi tersebut.
Imarah Islam Afghanistan mengatakan telah mempersiapkan tentaranya untuk pertempuran ini, mereka meminta penduduk sipil untuk meninggalkan wilayah tersebut demi keamanan.
Sekitar tiga ratusan sipil telah bersiap-siap dan akan meninggalkan Marjah di pusat Helmand. (haninmazaya/ptv/arrahmah.com)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Longsoran Salju Bunuh 11 Tentara Musyrik India di Kashmir
- Polisi Zionis Israel Serang Jerusalem Timur
- Tentara Thailand Tewas Dalam Sebuah Serangan di Narathiwat
- Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
- Membungkam Artikel Facebook yang Menyudutkan Muslim Indonesia di Hong Kong
- Mengejutkan, Islam Dinistakan, Angka Muallaf di Denmark Semakin Meningkat
- Pentagon Kembangkan 'Organisme Abadi'
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Pasukan Israel Tangkap 2 Warga Asing di Tepi Barat
Berita Terbaru
- Masya Allah, Ustadz Aman Abdurrahman Diancam Penjara 15 Tahun!
- Surat Eksklusif Dari Frederic Salvi (Ali) Membantah Polri : Semua Itu Fitnah!
- Allahu Akbar! Pejabat Intelijen Thailand Tewas di Yala
- Serangan Bom Hantam Konvoy Militer di Aljazair Utara, 4 Tewas dan 20 Terluka
- Biden : AS Akan Memulai Misi Baru di Irak
- Jenderal Kristen Bintang Tiga Hadir Dalam Penangkapan Ba’asyir, Ada Apa?
- Muncul Lagi Situs Dukungan untuk Ustadz Abu
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Nuansa Sunyi Ramadhan di Swedia
- 2015, Pengguna Internet di Indonesia Meningkat 100%
Berita Terkait
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Pasukan Teror AS, Lagi-Lagi, Bantai Warga Sipil Afghanistan
- IIA : Petraeus Harus Membuka Mata dan Mengetahui Fakta Sebenarnya
- Petraeus: Perang Afghan Kurang Sumber Daya
- Angka Kematian Tentara AS Paling Tinggi Pada Tahun Ini Selama Kurun Sembilan Tahun
- Tanker NATO Dibakar Mujahidin di Pakistan
- Delapan Tentara Salibis Tewas dalam Sehari
- Ledakan Bom Ranjau Kirim Tujuh Tentara Salibis Ke Neraka
- Nyawa Enam Salibis Amerika Melayang di Afghanistan
- Kejamnya Pemerintahan Karzai, Jahit Mulut Rakyatnya Sendiri