Keputusan Hukum Aafia Siddiqui Memicu Lebih Banyak Aksi Anti-AS
Oleh Hanin Mazaya pada Senin 08 Februari 2010, 09:39 PM
KARACHI (Arrahmah.com) - Ratusan orang melakukan aksi di jalan utama kota Karachi menentang keputusan hukum terhadap warga Pakistan, Aafia Siddiqui di Amerika Serikat.
Pada Minggu (7/2), para demonstran meneriakkan anti-Amerika dan membakar bendera AS setelah pengadilan AS menyatakan bahwa Siddiqui bersalah karena telah menyerang agen FBI dan seorang tentara AS.
Keputusan ini memicu protes di berbagai wilayah di Pakistan dimana sentimen anti-AS meningkat tajam akhir-akhir ini.
Siddiqui bersikeras menolak semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya, "Keputusan ini datang dari Israel bukan Amerika. Semuanya telah diatur oleh mereka," ujar Siddiqui sesaat setelah juri meninggalkan ruangan.
Siddiqui dituntut hukuman penjara seumur hidup. Selama kasusnya belum disidangkan, ia mendapatkan penyiksaan berat di dalam salah satu penjara di Afghanistan, bahkan ia juga mengalami pelecehan seksual. Para pengamat meyakini, tahanan nomor 650 yang berada dalam penjara Bagram, Afghanistan, merupakan dirinya. (haninmazaya/ptv/arrahmah.com)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Membungkam Artikel Facebook yang Menyudutkan Muslim Indonesia di Hong Kong
- Mengejutkan, Islam Dinistakan, Angka Muallaf di Denmark Semakin Meningkat
- Pentagon Kembangkan 'Organisme Abadi'
- Demi Keamanan, NATO Mesti Lebarkan Sayap Intervensinya Di Dunia Internasional
- McChrystal: Operasi Afganistan Mendatang Akan Integrasikan operasi Militer Dan Upaya-upaya Sipil
- Pasukan Israel Tangkap 2 Warga Asing di Tepi Barat
- Laptop Murah dari China Mulai Banjiri RI
- LPPOM MUI: Masih Sedikit RPH Bersertifikasi Halal
- Muzadi: Gus Dur Mampu Menjadikan Islam "Rahmatan lil Alamin"
- Desak Terus Rekonsiliasi Damai, AS Berdalih Sangkal Kontak Isu Yang Digembar-gemborkannya Sendiri
Berita Terbaru
- Masya Allah, Ustadz Aman Abdurrahman Diancam Penjara 15 Tahun!
- Surat Eksklusif Dari Frederic Salvi (Ali) Membantah Polri : Semua Itu Fitnah!
- Allahu Akbar! Pejabat Intelijen Thailand Tewas di Yala
- Serangan Bom Hantam Konvoy Militer di Aljazair Utara, 4 Tewas dan 20 Terluka
- Biden : AS Akan Memulai Misi Baru di Irak
- Jenderal Kristen Bintang Tiga Hadir Dalam Penangkapan Ba’asyir, Ada Apa?
- Muncul Lagi Situs Dukungan untuk Ustadz Abu
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Nuansa Sunyi Ramadhan di Swedia
- 2015, Pengguna Internet di Indonesia Meningkat 100%
Berita Terkait
- Biden : AS Akan Memulai Misi Baru di Irak
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Pasukan Teror AS, Lagi-Lagi, Bantai Warga Sipil Afghanistan
- Remaja New York Dibui Karena Melecehkan Jama’ah Masjid
- AS Masukkan TTP Dalam Daftar Hitam ‘Terorisme’
- IIA : Petraeus Harus Membuka Mata dan Mengetahui Fakta Sebenarnya
- Petraeus: Perang Afghan Kurang Sumber Daya
- Angka Kematian Tentara AS Paling Tinggi Pada Tahun Ini Selama Kurun Sembilan Tahun
- Serangan Udara Pakistan, Bunuh Warganya Sendiri
- Tunggu Dana AS Dulu, Baru Uganda Bantu Somalia