NATO Ramalkan Untuk Bertempur Habis-Habisan Di Afghanistan
Oleh Althaf pada Sabtu 06 Februari 2010, 03:39 PM
ISTANBUL (Arrahmah.com) - Sekretaris Jenderal NATO, Anders Fogh Rasmussen, pada hari Jumat (5/2) memperkirakan akan ada lebih banyak pertempuran di Afghanistan.
"Militan dan teroris akan terus berusaha untuk membunuh prajurit Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) dan tentara Afghan yang tidak bersalah," kata Rasmussen dalam pertemuan informal para menteri pertahanan NATO dengan negara kontributor ISAF non-NATO di Istanbul.
Pada konferensi pers yang dilakukan tak lama setelah pertemuan, pemimpin NATO ini mengatakan bahwa dalam beberapa hari mendatang akan bisa disaksikan pertunjukan kemampuan militer Afghanistan yang didukung NATO melalui serangkaian operasi di Helmand Tengah.
Namun, ia tidak memberikan rincian mengenai operasi militer itu dengan alasan keamanan. Namun, ia bersumpah bahwa "terorisme tidak akan menemukan tempat berlindung yang aman" di Afghanistan.
Dia juga mengatakan bahwa 36 negara telah memberikan kontribusi ISAF sekarang menawarkan pengiriman lebih banyak pasukan ke Afghanistan.
"Puluhan ribu pasukan tambahan saat ini sedang disebarkan ke Afghanistan," tambahnya.
Menurut NATO, terdapat 43 negara yang telah menyumbang total 85.795 pasukan untuk ISAF di Afghanistan.
ISAF telah ditempatkan sejak tahun 2001 di bawah kekuasaan Dewan Keamanan PBB untuk membantu pemerintah Afghanistan dalam pemeliharaan keamanan di Kabul dan sekitarnya.
NATO mengambil komando ISAF pada Agustus 2003 setelah menerima permintaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemerintah Afghanistan.
Rasmussen berkata "Jumlah dan kemampuan pasukan keamanan Afghanistan saat ini terus berkembang. Pelatihan Misi NATO di Afghanistan sekarang sudah mulai dilakukan dan berjalan sebagaimana mestinya."
"Dan transisi ke militer Afghanistan akan mulai tahun ini," tambahnya.
"Tidak diragukan akan 2010 akan menjadi tahun yang menantang ... Tahun ini juga merupakan tahun dimana kami harus mulai melihat masa depan Afghanistan terbentuk," katanya.
Rasmussen pun melanjutkan ucapannya, "NATO dan mitra kami akan memainkan peran maksimal dalam membuat masa depan menjadi kenyataan."
Berbicara tentang transisi di Afghanistan, ia menegaskan "akan didasarkan pada kondisi di lapangan, bukan kalender. Kondisi itu bisa jadi kondisi politik dan militer."
"Tentu saja, semua ini akan dilakukan melalui konsultasi yang erat dengan pemerintah Afghanistan dan para pemilik kepentingan internasional," tambahnya.
Para menteri pertahanan dan perwira senior militer dari 44 negara berkumpul untuk pertemuan dua hari yang berfokus pada isu Afghanistan.
Rasmussen mengatakan, "Kami di sini untuk membicarakan operasi kami di Afghanistan. Setelah kesulitan tahun 2009, kami akan melihat momentum baru pada tahun 2010. Dan itu sudah dimulai."
Tak ketinggalan Presiden tuan rumah Abdullah Gul menghadiri pertemuan informal itu di mana para menteri pertahanan NATO bertemu dengan mitra ISAF non-sekutu untuk bertukar pandangan mengenai operasi di Afghanistan. (althaf/xnh/arrahmah.com)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Jejaring Sosial Islam NahnuMuslim.com
The Largest Muslim Social Network (Insha Allah)
www.nahnumuslim.com
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Barat : Taliban Tolak Kesepakatan dengan Afghanistan
- Ledakan Terjadi di Tempat Adu Anjing di Provinsi Helmand
- "Menangkan Perang Ini," Ujar Obama Di Basis CIA
- Rabbi Weiner Membela Ekstrimis Yahudi Terkait Pencurian Organ Yang Mereka Lakukan
- AS-Rusia Kurangi Hulu Ledak Nuklir Hingga 1.000 Unit
- Menteri-Menteri Pertahanan NATO Berkumpul Di Turki, Bahas Operasi Afghanistan
- Konflik India-Pakistan, Dilema AS
- Pakistan Siap Bantu Perdamaian Afghanistan
- Microsoft Selidiki 'Luka' Baru Internet Explorer
- Alhamdulillah, Aliran Sesat Marak, MUI Kudus Tolak Cabut Stempel Sesat Sabda Kusuma
Berita Terbaru
- AS Abaikan Perintah Untuk Meninggalkan Irak
- 14 Mujahidin AQAP Ditangkap di Yaman Selatan?
- Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan Muslim Gaza
- Mujahidin Afghan Serukan Boikot Pemilihan Umum Afghanistan
- OMMA : Konvoy Logistik NATO Diserang di Herat
- China Samai Komputer Super Tercepat di Dunia
- SBY Berharap Ekses Negatif Demokrasi Diperbaiki?
- Pangkalan Militer Rusia di Dagestan Diserang, Tiga Tentara Tewas
- Phobia Merkel: Kekerasan Pemuda Muslim Adalah Masalah
- “Pakistan Akan Memimpin Muslim di Seluruh Dunia, Secepatnya”
Berita Terkait
- Mujahidin Afghan Serukan Boikot Pemilihan Umum Afghanistan
- OMMA : Konvoy Logistik NATO Diserang di Herat
- Tak Bosan-Bosan Pasukan Teror Barat Bantai Warga Sipil Afghanistan
- Tentara Muslim Keluar Dari Militer AS
- Lagi, Serangan Udara NATO Tewaskan Sipil Afghanistan
- Lagu Lama, Gates Bersumpah Kalahkan Taliban dan Al Qaeda
- Kafir Bodoh, Hantam 100 Konvoy Kendaraan Yang Mereka Kira Mujahidin
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Pasukan Teror AS, Lagi-Lagi, Bantai Warga Sipil Afghanistan
- Petraeus: Perang Afghan Kurang Sumber Daya