“Menangkan Perang Ini,” Ujar Obama Di Basis CIA
Oleh Hanin Mazaya pada Sabtu 06 Februari 2010, 02:32 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden negara penjajah AS, Barack Obama mengatakan di depan ratusan agen CIA pada Jumat (5/2) bahwa kematian tujuh agennya dalam serangan bom syahid di provinsi Khost, Afghanistan pada 30 Desember lalu, mengajak mereka untuk "menyelesaikan misi ini, memenangkan perang ini dan untuk menyelamatkan negara ini," ujar Obama.
Keamanan ditingkatkan di sekitar basis CIA di Washington saat Obama menemui pemimpin CIA untuk memperingati kematian para agen CIA. Kematian mereka terjadi ketika seorang agen Yordania (agen ganda yang juga bekerja untuk Al-Qaeda-red) meledakan diri di basis militer Chapman di provinsi Khost.
Ini merupakan serangan kedua terhadap agen CIA dimana sebelumnya (padatahun 1983) Kedutaan besar AS di Beirut, Lebanon mendapat serangan, 8 agen CIA tewas di sana.
Acara ini tidak masuk ke dalam jadwal harian Obama yang dipublikasikan, para awak media hanya memiliki waktu 14 menit untuk mewawancarainya dalam perjalanan dari Gedung Putih menuju basis CIA di Langley, Virginia dan tidak diperbolehkan mengikuti jalannya acara.
Gedung Putih kemudian merilis statemen yang mengatakan bahwa lebih dari 1.000 agen CIA beserta keluarga menghadiri acara tersebut.
Obama mengatakan seluruh agen yang tewas adalah "pahlawan negara" dan mengucapkan terimakasih kepada keluarga mereka untuk pengorbanan mereka.
"Kami akan membawa perang ini kepada musuh," ujar jurubicara Gedung Putih. "ketetapan hati kami tak akan putus, energi kami tidak berkurang dan dedikasi kami untuk negara ini tidak akan tergoyahkan," lanjutnya dengan percaya diri.
Dalam sebuah video yang dirilis pada 9 Januari lalu, penyerang agen CIA (Humam Khalil Abu Mulal al-Balawi) terlihat berada di samping amir Taliban Pakistan, Hakimullah Mehsud dan mengatakan dia akan melancarkan serangan untuk agen CIA dalam rangka pembalasan dendam atas serangan-serangan misil AS yang dioperasikan CIA di wilayah Pakistan. (haninmazaya/McClatchy/arrahmah.com)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
sponsored links
Jejaring Sosial Islam NahnuMuslim.com
The Largest Muslim Social Network (Insha Allah)
www.nahnumuslim.com
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Rabbi Weiner Membela Ekstrimis Yahudi Terkait Pencurian Organ Yang Mereka Lakukan
- AS-Rusia Kurangi Hulu Ledak Nuklir Hingga 1.000 Unit
- Menteri-Menteri Pertahanan NATO Berkumpul Di Turki, Bahas Operasi Afghanistan
- Konflik India-Pakistan, Dilema AS
- Pakistan Siap Bantu Perdamaian Afghanistan
- Microsoft Selidiki 'Luka' Baru Internet Explorer
- Alhamdulillah, Aliran Sesat Marak, MUI Kudus Tolak Cabut Stempel Sesat Sabda Kusuma
- Asmat Siddiqui : Putusan AS Terhadap Aafia Memperlihatkan Wajah Mereka Sesungguhnya
- Tentara Kafir Rusia Bunuh Akuntan dan Polisi di Distrik Botlikh Namun Katakan Mujahid Yang Terbunuh
- Polisi Klaim Temukan Amunisi Dan Gagalkan Serangan 'Teroris' Di Afghanistan Selatan
Berita Terbaru
- AS Abaikan Perintah Untuk Meninggalkan Irak
- 14 Mujahidin AQAP Ditangkap di Yaman Selatan?
- Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan Muslim Gaza
- Mujahidin Afghan Serukan Boikot Pemilihan Umum Afghanistan
- OMMA : Konvoy Logistik NATO Diserang di Herat
- China Samai Komputer Super Tercepat di Dunia
- SBY Berharap Ekses Negatif Demokrasi Diperbaiki?
- Pangkalan Militer Rusia di Dagestan Diserang, Tiga Tentara Tewas
- Phobia Merkel: Kekerasan Pemuda Muslim Adalah Masalah
- “Pakistan Akan Memimpin Muslim di Seluruh Dunia, Secepatnya”
Berita Terkait
- AS Abaikan Perintah Untuk Meninggalkan Irak
- Tentara Muslim Keluar Dari Militer AS
- Kebakaran Islamic Centre di Tennessee, Disengaja
- Lagu Lama, Gates Bersumpah Kalahkan Taliban dan Al Qaeda
- Biden : AS Akan Memulai Misi Baru di Irak
- AS Tawarkan Sejumlah Uang Untuk Informasi Mengenai Mehsud
- Pasukan Teror AS, Lagi-Lagi, Bantai Warga Sipil Afghanistan
- Remaja New York Dibui Karena Melecehkan Jama’ah Masjid
- AS Masukkan TTP Dalam Daftar Hitam ‘Terorisme’
- IIA : Petraeus Harus Membuka Mata dan Mengetahui Fakta Sebenarnya