Pernyataan di Wall Street Journal: Sri Mulyani Tutup Mulut
Oleh Althaf pada Jum'at 11 Desember 2009, 06:08 PM
JAKARTA (Arrahmah.com) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih bersikap dingin dan belum mau berkomentar perihal pernyataanya yang dimuat di Wall Street Journal edisi 10 Desember 2009.
Ditemui di Hotel Four Season, Kamis (10/12) malam. Sri Mulyani tetap diam ketika diminta tanggapan seputar pernyataannya yang menyebut tidak akur dengan Aburizal Bakrie. Hanya senyum yang tampak di bibir Ani.
Tidak satu patah katapun keluar yang dinyatakan untuk memperjelas apakah wawancara tersebut benar adanya. Apakah kemudian hasil wawancara yang dimuat oleh surat kabar Internasional itu akan berdampak ke ekonomi nasional? Sri Mulyani pun tidak menjawab.
Bagaimana dengan kemungkinan konferensi pers untuk memperjelas pernyataan tersebut? Sri Mulyani bergeming.
Sri Mulyani pun tidak ingin berkomentar ketika dipancing wartawan dengan pendapat pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, yang mengatakan pernyataan itu bak menyiram api dengan bensin karena ada konflik terpendam antara Sri Mulyani dengan sejumlah politisi.
"Hubungan dengan Pak Aburizal Bakrie bagaimana, Bu?" tanya wartawan. Sri Mulyani hanya menjawab, "biasa saja."
Hari ini, pernyataan Sri Mulyani yang dimuat Wall Street membuat heboh semua orang.
Tidak hanya kalangan pengusaha, kalangan politisi dan pengamat pun mulai berkomentar.
Sri menyatakan kepada Wall Street Journal, Panitia Khusus Angket adalah kreasi lawan-lawan politiknya. Salah satu yang disebut Menteri Keuangan itu adalah Aburizal Bakrie, yang disebutnya tak senang dengannya.
"Pernyataan itu bisa berbuntut panjang," ujar Burhan. "Statemen itu politically incorrect dan bak menyiram api dengan bensin, apalagi dengan menyebut motivasi politik dan dendam Aburizal," ujar peneliti senior Lembaga Survei Indonesia dalam pernyataan tertulis ke VIVAnews, Kamis (10/12). (viva/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Ba’asyir: HAM Adalah Hak Melaksanakan Syariat Islam
- Analis: Bukan Solusi Militer Yang Dapat Dipertimbangkan Untuk Masalah Afghanistan
- TI di Sekolah Indonesia Tersandung Fasilitas
- Kunjungan Diam-Diam Gates Ke Irak Diwarnai Serangan Mematikan
- Sharif Bersumpah Usir 'Pemberontak' Dari Somalia (?)
- Sarcozy: Muslim Harus Berhati-Hati Jalankan Perintah Agama
- Petraeus: Sulit Dulu Untuk Memperoleh Kemudahan Dalam Perang Afghanistan
- Indonesia Potensial Bagi Investasi Kanada??
- Gempa 5,9 SR Guncang NAD
- Cina Berangus Pornografi di Ponsel
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- AS Pangkas Bantuan Untuk Afghanistan 4 M
- Din Syamsuddin Dukung Vonis Mati bagi Koruptor
- Pemerintah Tak Akan Nonaktifkan Sri Mulyani
- Indonesia Negara Paling Korup!
- Sri Mulyani Lega Dibela SBY
- Ketua DPR Minta Pesantren Yakin Presiden Bersih
- Korupsi, Mendagri Pakistan Terancam Masuk Bui
- Sistem Pendidikan Indonesia Anut Neoliberal
- Para Pendeta AS Melakukan Pencurian 800.000 USD
- KPK Pelajari Dugaan Korupsi Biaya Haji