Kapal Ikan Asing Sering Beroperasi di Pulau Enggano
Oleh Althaf pada Rabu 28 Oktober 2009, 04:48 PM
BENGKULU (Arrahmah.com) - Masyarakat yang bermukim di Pulau Enggano, Bengkulu, mengaku resah atas seringnya kapal-kapal penangkap ikan negara asing yang memasuki perairan pulau tersebut.
Tokoh masyarakat Pulau Enggano, Basri Kauno, mengatakan bahwa tidak sedikit dari kapal asing tersebut terdampar di balik pulau dan ditinggalkan awaknya.
"Yang paling sering kapal ikan milik Thailand, Filippina, dan Jepang, yang sering mengambil ikan tuna di sekitar perairan Enggano," katanya.
Basri mengatakan kapal-kapal penangkap ikan berbobot 50 ton tersebut diduga adalah anak kapal dan hasil tangkapannya dipasok langsung ke kapal induk yang berada di lautan lepas.
Kapal yang terdampar, kata dia, sering ditemui dalam keadaan kosong dan hasil tangkapannya diambil oleh masyarakat setempat.
"Dan beberapa hari kemudian mereka akan menarik kapal itu dan kembali berlayar," katanya.
Menurut Basri, keterbatasan sarana yang dimiliki Polairut membuat kapal-kapal asing leluasa menangkap ikan di perairan Enggano.
Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Sukrisno membenarkan pantauan terhadap kapal asing yang menangkap ikan di perairan Enggano sangat minim karena keterbatasan sarana prasarana.
"Kita memang punya pos di Enggano, tetapi sarana sangat terbatas, termasuk untuk bahan bakar, jadi pantauan rutin tidak bisa maksimal, di sana hanya ada satu kapal speed boat, sedangkan untuk kapal yang lebih memadai kita punya Ratu Samban dan Enggano yang berlabuh di Pulau Baai," jelasnya.
Ia mengatakan, pemantuan secara optimal juga terkendala jarak antara Bengkulu dan Enggano yang mencapai 112 mil dengan ombak yang tinggi. (antr/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- UU ITE Jerat Orang Lemah
- Israel Batasi Akses Air Minum Untuk Palestina
- Militer Pakistan Klaim 42 Mujahid Tewas
- Diplomat Amerika Serikat 'Angkat Tangan' Dalam Keterlibatannya Di Afghanistan
- India-AS Lakukan Pelatihan Militer Gabungan
- Obama Adalah Boneka Korporasi
- Obama Masih Belum Memutuskan Kelanjutan Strategi Perang AS Di Afghanistan
- Kenaikan Gaji Korbankan Anggaran Gizi Buruk
- Israel Serbu Al Aqsa, Cyberwar Bakal Memanas?
- Persidangan Pembunuhan Marwa El Sherbini Dibuka
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan