Mujahidin Imarah Islam Afghanistan Berjanji Akan “Mengacaukan” Pemilihan di Afghanistan
Oleh Hanin Mazaya pada Jum'at 31 Juli 2009, 04:13 PM
KABUL (arrahmah.com) - Mujahidin Imarah Islam Afghanistan memperingatkan pada Kamis (30/7) bahwa mereka akan mencoba menghalangi pemilihan presiden yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan depan, mereka pun menyeru penduduk Afghan untuk memboikot pemilihan tersebut dan mengajak penduduk Afghan untuk "bergabung ke medan jihad".
Statemen tersebut dikeluarkan oleh Dewan Pemimpin Imarah Islam Afghanistan dan mengatakan bahwa pemilihan tersebut merupakan rekaan AS untuk memperkuat keberadaannya di Afghanistan.
"Seluruh mujahid harus lebih fokus untuk menggagalkan proses tersebut.... hantam basis-basis musuh dan nasehati penduduk untuk tidak mengambil bagian dalam pemilihan," ujar statemen tersebut.
"Seluruh penduduk Afghan, harus memboikot secara total proses yang sangat menggairahkan bagi AS...dan bergabung untuk memperkuat perlindungan di medan jihad," lanjut statemen.
Pemilihan kali ini telah mendapat gangguan sejak awal, pada minggu lalu, tiga kandidat presiden mendapat serangan ketika mereka melakukan kampanye. Salah satunya adalah calon wakil presiden yang akan bersandingan dengan presiden Afghanistan yang kini masih menjabat, Hamid Karza'i, Mohammad Qasim Fahim.
Salah satu kampanye dari simpatisan Karza'i yang dilaksanakan di barat Herat, mendapat serangan bom, walau tidak ada seorang pun yang mengalami kecelakaan di sana. (haninmazaya/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- AS 'Ramah', Cabut Sudan Dari Daftar Hitam Negara Pendukung Terorisme
- TV One : Arrahmah.com Luar Biasa!
- Arrahmah.com VS Nassir Abbas di TV One Malam Ini
- AS Kerahkan Warga Negaranya Dalam Kampanye 'War on Terror'
- Pakistan Desak Inggris Berhenti Salahkan Negaranya
- Cina "Hilangkan" Ribuan Muslim Uighur dalam Satu Malam
- Ringkasan Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 29 Juli 2009
- Kecurigaan Hambat Kerja Sama Pendidikan Indonesia-AS
- Pembuat Situs 'Nur Din M Top' Pelaku Bom Bisa Dijerat Pasal Berlapis
- Pasukan Boneka Nigeria Kelimpungan Memburu Mujahidin Boko Haram
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Imarah Islam Afghanistan : Tentara Salibis AS Dalang Peledakan Bus Sipil Afghanistan
- Pesawat Pengintai Milik Jerman Mengalami “Kerusakan” Dan Terjatuh di Provinsi Kunduz
- Ledakan Bom Ranjau Tewaskan Dua Tentara Teroris Italia di Afghanistan Barat
- Tentara Inggris : Penjara Lebih Baik Daripada Perang Afghan
- Ledakan Bom Ranjau Hantam Bus, Mujahidin Kembali Difitnah
- Wikileaks Kemungkinan Dioperasikan Oleh CIA
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO