Philipina Menghentikan Serangan Terhadap Mujahidin MILF?
Oleh Althaf pada Jum'at 24 Juli 2009, 04:51 PM
MANILA (Arrahmah.com) - Pemerintah Philipina memerintahkan militernya untuk menghentikan serangan terhadap kelompok-kelompok pro-pembebasan muslim dalam rangka memulai usaha perdamaian.
Negosiasi dengan 11.000 anggota Front Pembebasan Islam Moro (MILF) gagal tahun lalu, ketika pemerintah menuduh kelompok tersebut menyerang desa yang dihuni oleh kaum Kristiani setelah Mahkamah Tinggi tidak menggubris (Dan justru menolak) kesepakatan otonomi Muslim.
Pimpinan negosiasi dari pihak pemerintah, Nafael Seguis mengatakan bahwa perintah Presiden Philipina, Gloria Macapagal Arroyo, bertujuan untuk mengkondusifkan atmosfer kelanjutan kesepakatan damai antara kedua belah pihak.
Seguis pun mengatakan bahwa pihaknya akan membolehkan sebanyak 300.000 warga untuk kembali ke rumahnya masing-masing dan kembali menggarap lahan pertanian mereka di selatan Philipina, dimana minoritas muslim berjuang untuk membebaskan diri dari cengkeraman dominasi Katolik Roma selama berdekade-dekade.
Pertempuran sengit terakhir terjadi pada Rabu (22/7) di kota Pikit, provinsi Kotabato, dekat Mindanao.
Sementara itu, militer Philipina belum lama ini mengirimkan kembali ratusan tentaranya ke pulau Basilan dan Jojo untuk melancarkan serangan baru melawan mujahidin pimpinan Abu Sayyaf yang mereka sinyalir berhubungan dengan Al-Qaidah. (Althaf/arrahmah.com)
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Muslim Khan: Maulana Fazlullah Masih Hidup Dan Tidak Terluka Sama Sekali
- Walah! Keyboard Lebih Kotor dari Dudukan Toilet
- Taliban Janjikan Gelombang Serangan Baru di Pakistan
- Mongolia Akan Kirim Pasukan ke Afghanistan
- Aneh, Konjen RRC Mengaku Tidak Tahu Ada Pembantaian
- AS Memperbanyak Operasi Intelijennya di Afghanistan
- Perdana Menteri Irak Mengakui Tentara AS Mungkin Akan Bertahan di Irak
- Penyiksaan Tahanan Dibawah Pemerintahan Barack Obama
- Mengapa JW Marriot Dibom?
- Jet Tempur Israel Kecelakaan Dalam Uji Terbang Di Kolombia
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- “Tidak Ada Hubungan Abu Sayyaf Dengan MILF”
- Philipina Tawarkan Pembagian Kekuasaan Kepada Pejuang Moro
- Tentara Kafir Filipina Tawarkan Dua Juta Peso Tuk Tangkap Komandan MILF
- Tentara Tambahan Didatangkan Setelah Pembobolan Penjara di Basilan, Philipina
- Mujahidin Serang Penjara Philipina, 31 Tahanan Bebas
- Tentara Kafir Philipina Bakar Masjid dan Rumah Penduduk di Zamboanga
- Clinton Dukung Filipina Melawan ‘Terorisme’
- Pasukan AS Akan Banjiri Filipina
- Dua Tentara Salibis AS Tewas Dalam Ledakan Di Jolo Filipina
- Termakan Strategi Sendiri, Delapan Tentara Boneka Filipina Tewas