NATO Memulai Serangan Segera Di Afghanistan Selatan
Oleh Althaf pada Jum'at 26 Juni 2009, 04:19 PM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - NATO memaksa di Afganistan selatan yang terus-menerus ditambah jumlahnya seiring dengan pengiriman tentara AS, akan meningkatkan operasinya di provinsi Helmand dan kota Kandahar sesegera mungkin, kata panglima tertinggi daerah pada Kamis (25/6).
"Kami sedang memasuki tahap baru operasi," kata pimpinan pasukan Belanda Mayor Jenderal Mart de Kruif kepada wartawan.
Amerika Serikat sudah mengirimkan ribuan tentaranya tahun ini ke Afganistan selatan, yang selama ini diduga sebagai jantung bagi gerakan mujahidin Taliban dan sebagai medan dari beberapa pertempuran sengit antara kedua pihak (mujahidin Taliban dengan pasukan kafir AS), sebagai salah satu inisiatif dalam menghadapi mujahidin.
De Kruif mengatakan insiden keamanan sudah berkurang di dua provinsi di daerahnya -- Uruzgan dan Zabul.
"Pemberontakan saat ini lebih banyak terjadi di Helmand dan Kandahar," katanya.
"Tidak lama lagi, kami akan memulai operasi yang sangat signifikan... untuk melindungi wilayah pusat dan selatan Helmand dan menstabilisasi Kandahar," tambah Kruif.
De Kruif juga meyakinkan bahwa serangan baru yang dilaksanakan oleh pasukan NATO ini akan diusahakan untuk lebih melindungi masyarakat sipil. Padahal selama ini mereka lah yang selalu melakukan tindakan brutal terhadap warga sipil dan sama sekali tidak mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan.
Kruif cukup yakin, meskipun selalu tidak dilandaskan pada kenyataan, bahwa dalam waktu dua tahun, gabungan antar pasukan NATO dengan angkatan perang Afghan akan mendatangkan kemenangan di selatan Afghanistan. Namun janji Allah bahwa kemenangan akan datang dan akan tetap diraih oleh tangan-tangan kaum muslimin. (Althaf/arrahmah.com)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Para Ulama 'Liberal' Mengamini Pelarangan Cadar
- Pemilu Iran Diusik, Hacker Serang Situs AS
- PKS Jakarta Siapkan 12 Ribu Saksi untuk Kawal SBY-Boediono (???)
- Lagi, Pakistan Berbohong Telah Bersihkan Lembah Swat Dari Mujahidin
- Masarat Alam: Muslim Kashmir Jangan Berhenti Perjuangkan Kemerdekaan Dari Penjajahan India
- Arteleri AFP Hantam Pedesaan Maguindanao, Warga Sipil Jadi Korban
- Kendaraan Militer AS Disantap Ledakan Di Baghdad
- AS Persenjatai Pemerintah Munafik Somalia Untuk Perangi Mujahidin
- Lima Polisi Boneka Irak Jadi Korban Ledakan
- Kematian Akibat Serangan Pesawat Tak Berawak AS Semakin Meningkat
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Imarah Islam Afghanistan : Tentara Salibis AS Dalang Peledakan Bus Sipil Afghanistan
- Pesawat Pengintai Milik Jerman Mengalami “Kerusakan” Dan Terjatuh di Provinsi Kunduz
- Ledakan Bom Ranjau Tewaskan Dua Tentara Teroris Italia di Afghanistan Barat
- Tentara Inggris : Penjara Lebih Baik Daripada Perang Afghan
- Ledakan Bom Ranjau Hantam Bus, Mujahidin Kembali Difitnah
- Wikileaks Kemungkinan Dioperasikan Oleh CIA
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO