Pemerintah Munafik Irak Mencoba Menenangkan Tentara Sunni
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 20 Mei 2009, 08:42 AM
BAGHDAD (Arrahmah.com) - Pemerintah Irak mencoba menenangkan hati para tentara Sunni yang berbalik dan mendukung pemerintah melawan mujahidin Daulah Islam Irak, yang diiming-imingi pekerjaan tetap dan gaji yang besar pada Selasa (19/5).
Ternyata pemerintahan busuk tersebut menyalahi perjanjian dan tidak membayar para tentara tersebut, selain itu pemerintah pun menangkap pemimpin mereka.
Permasalahan yang terjadi antara pemerintah dengan Dewan Kebangkitan yang dibiayai oleh AS dan berisi banyak munafiqin di dalamnya, menjadi isu terhangat yang berkembang di Irak akhir-akhir ini.
Selama pertemuan dengan pemimpin Sunni, pejabat Irak mengklaim permasalahan upah yang tak kunjung dibayarkan dikarenakan pendapatan nasional di tahun 2009 ini dari sektor minyak tengah terjatuh. Para pejabat tersebut meminta mereka untuk bersabar.
"Pemerintah menghargai apa yang dilakukan oleh Dewan Kebangkitan untuk negeri ini, namun pembayaran sekitar 100.000 anggota merupakan proses yang besar," ujar Mohammed Salman al-Saadi, penasehat Perdana Menteri Nouri al-Maliki.
Dewan Kebangkitan atau yang juga dikenal dengan "Sons of Iraq" terbentuk dan mendapat dukungan dana dari AS pada 2006 silam, mereka membantu pemerintah dan tentara teroris AS dalam kebijakan "menumpas" mujahidin di Irak.
Namun sejak tahun lalu, AS mentransfer kendalinya atas kelompok tersebut ke tangan pemerintah Irak.
Pemerintah Irak telah berjanji untuk melanjutkan pembayaran dan tetap mempekerjakan mereka sebagai pendamping militer di kantor-kantor pemerintahan dan kepolisian.
Sejak itu pula, sejumlah anggota kelompok "bodoh" tersebut ditangkap dan dituduh telah bergabung dan mendukung aktivitas "militan".
Sungguh sial nasib kelompok munafik ini, mereka diangkat-angkat saat pemerintah dan tentara kafir AS membutuhkannya, lalu dijatuhkan di saat mereka tak lagi dibutuhkan. Padahal dahulu, saat kelompok ini baru dibentuk, mujahidin Daulah Islam Irak telah memperingatkan mereka untuk bertaubat dan kembali berjuang di jalan yang benar. Kelompok ini tidak menghiraukan seruan mujahidin, maka inilah yang mereka dapat di akhir. (haninmazaya/arrahmah.com)
* gambar : Anggota Dewan Kebangkitan saat bertugas
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Konvoi Pasukan Asing Di Bagram Terkena Ledakan
- Terowongan Gaza Kembali Jadi Sasaran Brutalisme Zionis
- Zardari Mengatakan Pakistan Bersatu Melawan Mujahidin
- Di Afghanistan, Senjata Yang Dikirim AS, Berakhir di Tangan Taliban
- Autodesk Berupaya Perangi Global Warming
- Sebagian Besar Balita Depok Digerogoti TBC
- Tentara Boneka Ethiopia Kembali ke Somalia
- Gaza Hanya Cabang Untuk Misi Bombardir Israel Berikutnya
- Pimpinan CIA Menganggap Efektif Serangan Pesawat Tanpa Awak
- Pasukan Kafir Amerika Tak Henti Membunuhi Penduduk Sipil Irak
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Imarah Islam Afghanistan : Tentara Salibis AS Dalang Peledakan Bus Sipil Afghanistan
- Lima Tentara Boneka Irak Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Militer
- Wikileaks Kemungkinan Dioperasikan Oleh CIA
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO
- Wikileaks Kembali Bongkar Kekejian AS, Kini Dalam Perang di Afghanistan
- Tentara Salibis AS Yang Menghilang, Berada Dalam Tahanan Mujahidin