Abu Sayyaf Meminta Tuntutannya Dipenuhi
Oleh Hanin Mazaya pada Selasa 31 Maret 2009, 02:29 AM
JOLO (Arrahmah.com) - Kelompok Mujahidin Abu Sayyaf pada pertengahan Januari lalu menyandera tiga pekerja Palang Merah di wilayah Selatan Philipina, mereka menuntut pasukan pemerintah (AFP) untuk mundur dan menghentikan operasi militer di sana.
Kelompok Abu Sayyaf menggertak pemerintah dengan mengancam akan memenggal leher salah satu sandera hari ini (31/3) jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Pejabat pemerintah berkilah dengan mengatakan tuntutan yang mereka keluarkan pada hari minggu lalu sangat mustahil dilakukan, tentara-tentara tersebut tidak mungkin dipindahkan dalam waktu 24 jam.
Ketiga sandera telah ditangkap pada pertengahan Januari lalu. Hingga senin kemarin (30/3), keadaan mereka masih baik-baik saja.
Pada minggu lalu terjadi pertempuran sengit antara tentara kafir Philipina dengan Abu Sayyaf. AFP berusaha membebaskan sandera, namun gagal. Abu Sayyaf tidak akan melepaskannya jika tuntutan mereka tidak terpenuhi. (Hanin Mazaya/arrahmah/alj)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
Baca Juga
Berita Lainnya Tentang
sponsored links
Jejaring Sosial Islam NahnuMuslim.com
The Largest Muslim Social Network (Insha Allah)
www.nahnumuslim.com
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Makanan Halal Sangat Mahal di Amerika
- Tentara Kafir Philipina Kembali Serang Warga Sipil
- Seorang Tahanan Yaman Dialihkan Dari Guantanamo
- 14 Orang Tewas Dalam Pertempuran di Somalia
- Polisi 'Nabrak' Gara-gara BlackBerry
- Malik: Taliban Ada Di Belakang Serangan Lahore
- Aksi Isytishad Kembali 'Mengusik' Afghanistan
- AS Membuka Penjara Lainnya Bagi Tahanan Irak
- Dua Serangan Bom Terpisah Kembali Terjadi Di Irak
- Tentara Irak-AS Bentrok Dengan Milisi al-Fadhil Di Baghdad
Berita Terbaru
- Uni Eropa Serukan Kerja Sama Perangi “Terorisme”
- Tentara AS Membunuhi Warga Afghan Untuk Senang-Senang
- Rencana IISS Mengenai Penarikan Pasukan Inggris dari Afghanistan Diumumkan
- Ilmuwan Gila Anggap Ilmu Alam Membuat Eksistensi Tuhan Tidak Penting
- SBY Surati Obama Cegah Pembakaran Al-quran?
- Rabi Yahudi Boikot Kunjungan ke Israel
- Pesawat Tanpa Awak AS Berulah Kembali di Pakistan, 22 Warga Sipil Tewas Dalam 24 Jam
- Pendeta Gila Yang Keras Kepala, Tak Mau Batalkan Rencana Pembakaran Al Quran
- Mullah Umar Tegaskan Kemenangan Mujahidin Sudah Dekat
- Sabtu, 11 September 2010 : Hari Internasional Pembakaran Bendera Amerika
Berita Terkait
- Ledakan Bom Tewaskan Satu Orang di Bandara Philipina
- “Tidak Ada Hubungan Abu Sayyaf Dengan MILF”
- Philipina Tawarkan Pembagian Kekuasaan Kepada Pejuang Moro
- Mujahidin Serang Penjara Philipina, 31 Tahanan Bebas
- Tentara Kafir Philipina Bakar Masjid dan Rumah Penduduk di Zamboanga
- Clinton Dukung Filipina Melawan ‘Terorisme’
- Pasukan AS Akan Banjiri Filipina
- Dua Tentara Salibis AS Tewas Dalam Ledakan Di Jolo Filipina
- Termakan Strategi Sendiri, Delapan Tentara Boneka Filipina Tewas
- Muslim Filipina Diekstradisi Ke AS Atas Tuduhan Penculikan