Mujahid Disidangkan Di AS
Oleh Althaf pada Jum'at 27 Februari 2009, 10:35 AM
WASHINGTON (Arrahmah.com) - Para jaksa AS tengah bersiap-siap menuduh salah seorang mujahid mujahid dan memindahkannya ke sistem pengadilan AS.
Langkah ini merupakan ide Presiden Barack Obama dalam rangka melepaskan diri dari kebijakan administrasi Bush dalam menangani apa yang mereka sebut sebagai 'musuh' (para mujahidin).
Jaksa federal sedang bersiap menggelar persiangan bagi Ali al-Marri yang selama ini menyediakan bantuan material kepada Al-Qaeda.
Tindakan ini akan menjadi kemajuan penting dibanding administrasi Bush yang mengungkapkan bahwa Al-Marri sebaiknya diadili di hadapan pengadilan militer istimewa dan tidak boleh mempergunakan pengadilan AS untuk memperjuangkan kedudukan hukumnya.
Marri dan keluarganya tiba di Amerika Serikat sehari sebelum serangan 11 September 2001.
Ia ditangkap tiga bulan berikutnya, setelah mengurus kuliahnya di universitas Peoria, Illinois, dan ditahan tanpa disidang selama lima setengah tahun sebagai seorang "anggota musuh" di penjara militer di South Carolina.
Administrasi Bush mengemukakan bahwa anggota "musuh" tanpa persidangan yang ditangkap dalam rangka "perang melawan teror" tidak mempunyai hak-hak yang sama dengan penjahat atau tawanan perang AS.
Tetapi Obama memerintahkan untuk meninjau ulang kasus al-Marri sesegera mungkin. Pada saat yang sama, Obama juga memerintahkan penutupan penjara Guantanamo, Kuba, dimana 240 tersangka terorisme, yang juga dilabel "musuh", ditahan. (Althaf/arrahmah)
sponsored links
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Hillary Clinton Menyambut Positif Pembicaraan Afghanistan-Pakistan
- Bom Menewaskan Empat Penjaga Keamanan Afghanistan
- 7 Langkah Menghentikan Banjir Virus Shortcut
- Direktur FBI: Wilayah Pakistan dan Afghanistan, Ancaman Teror Terbesar
- Polisi Tunisia Menghentikan Konvoi Bantuan Gaza
- Penyiksaan di Kamp Guantanamo Meningkat
- Emirat Islam Afghanistan: Pertemuan Darurat NATO Tidak Menghasilkan Apa-Apa
- Mujahidin: Di Tepian Pakistan
- Israel Kembali Menyerang Terowongan Gaza
- Suriah Membangun Fasilitas Militer Baru
Berita Terbaru
- Syekh Ayman Az-Zawahiri : Rakyat Amerika Hanya Dijadikan Tumbal!
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Israel Telah Mengontrol 6,25 Persen Wilayah Gaza
- Kericuhan Warnai Penyegelan Masjid Ahmadiyah
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Daulah Islam Irak Kibar Bendera Hitam di Baghdad
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Pengacara Optimis Putri Munawaroh Dibebaskan
Berita Terkait
- Penduduk Afghan Berang Setelah Tentara Salibis NATO Merobek Al-Qur’an
- Mayoritas Penduduk Pakistan Memandang AS Sebagai Musuh
- Mujahidin Afghan Ucapkan Selamat Atas Penarikan Pasukan Belanda Dari Afghanistan
- Seharusnya Bebas, Putri Munawaroh Tetap Dihukum 3 Tahun
- Putri Munawaroh Divonis 3 Tahun, Puluhan Muslimah Caci Hakim
- Imarah Islam Afghanistan : Tentara Salibis AS Dalang Peledakan Bus Sipil Afghanistan
- Jelang Vonis Putri Munawwaroh, SMS Dukungan Beredar!
- Wikileaks Kemungkinan Dioperasikan Oleh CIA
- Pejabat Afghan Laporkan Kematian 52 Sipil Afghan Akibat Serangan Udara NATO
- Wikileaks Kembali Bongkar Kekejian AS, Kini Dalam Perang di Afghanistan