Mesir Tolak Buka Perbatasan di Rafah
Oleh Hanin Mazaya pada Rabu 31 Desember 2008, 12:13 AM
KAIRO (Arrahmah.com) - Presiden Mesir Hosni Mubarak, Selasa (30/12) menegaskan tidak akan membuka perbatasan Mesir di Rafah untuk memberikan jalan bagi warga Palestina. Tindakan itu membuat Mubarak dikritik sedang bermain politik ketika warga Palestina menderita.
Namun Mubarak beralasan, perbatasan Rafah hanya akan dibuka jika kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza sejak Juni lalu, menggelar rekonsiliasi dengan kelompok Presiden Palestina Mahmud Abbas, dukungan barat.
Rafah, lanjut Mubarak, akan kembali dibuka jika pihak Hamas menghormati perdamaian yang disepakati Abbas dan Israel pada 2005 silam. Saat itu Israel bersedia menarik pasukan dan pemukim Yahudi dari Jalur Gaza.
"Kami tidak ingin mengekalkan kerenggangan (antara Hamas dan kelompok Mahmud Abbas), dengan membuka Rafah tanpa kehadiran otoritas Palestina dan pengamat perdamaian dari Uni Eropa," tandas Mubarak.
Selain itu, Mubarak meminta pihak Palestina untuk mengupayakan gencatan senjata lagi, setelah berakhir pada 19 Desember lalu. "Tanpa itu, berarti membuka kesempatan bagi Israel untuk menyerang Gaza," kata Mubarak.
Mubarak mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni, dua hari sebelum penyerangan ke Jalur Gaza. Karena itu, kecaman pun mengalir dari kelompok Islam, akibat penolakan pembukaan perbatasan di Rafah itu.
Namun, Mubarak dengan tegas menyatakan menolak serangan Israel itu. "Kami menolak serangan Israel itu dan meminta untuk dihentikan. Kami juga katakan kepada saudara-saudaraku di Palestina untuk menjalin persatuan. Kami telah beberapa kali peringatkan kepada Anda, setiap penolakan memperbaharui gencatan senjata akan mendorong Israel untuk menyerang Gaza," jelas Mubarak dalam pidato di televisi Mesir. (Hanin MAzaya/MI)
Raih amal shalih, sebarkan informasi ini...
sponsored links
Jejaring Sosial Islam NahnuMuslim.com
The Largest Muslim Social Network (Insha Allah)
www.nahnumuslim.com
Website Resmi Ust Abu Jibriel
Quran sebagai Pedoman dan Pedang sebagai Pengawal
www.abujibriel.com
The Voice, The Eyes, and The Ears of Moslem
Suara, Mata, dan Telinga Kaum Muslimin
www.almuhajirun.net
IslamicCity Bookstore
Menyediakan produk-produk Islami. Diskon setiap hari 15-60%.
www.theislamiccity.com
|
Support Our Jihad
|
Berita Sebelumnya
- Acer Luncurkan Notebook Multimedia Ekonomis
- MUI tidak Rekomendasikan Jihad ke Palestina
- Israel Haus Darah Anak-anak Gaza
- Pakistan Menutup Jalur Untuk Suplai NATO
- 19 Tentara Inggris Kembali Tewas di Wilayah Helmand
- Hamas Berjanji Akan Hantam Israel Lebih Keras
- Angkatan Laut Israel Serang Kapal Bantuan ke Gaza
- Muhammadiyah Segera Kirimkan Tim Medis
- HTI Protes Kebiadaban Israel di Kedubes AS
- Israel: Jangan Pernah Bicara Soal Damai
Berita Terbaru
- Uni Eropa Serukan Kerja Sama Perangi “Terorisme”
- Tentara AS Membunuhi Warga Afghan Untuk Senang-Senang
- Rencana IISS Mengenai Penarikan Pasukan Inggris dari Afghanistan Diumumkan
- Ilmuwan Gila Anggap Ilmu Alam Membuat Eksistensi Tuhan Tidak Penting
- SBY Surati Obama Cegah Pembakaran Al-quran?
- Rabi Yahudi Boikot Kunjungan ke Israel
- Pesawat Tanpa Awak AS Berulah Kembali di Pakistan, 22 Warga Sipil Tewas Dalam 24 Jam
- Pendeta Gila Yang Keras Kepala, Tak Mau Batalkan Rencana Pembakaran Al Quran
- Mullah Umar Tegaskan Kemenangan Mujahidin Sudah Dekat
- Sabtu, 11 September 2010 : Hari Internasional Pembakaran Bendera Amerika
Berita Terkait
- Rabi Yahudi Boikot Kunjungan ke Israel
- Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan Muslim Gaza
- Skotlandia, Boikot Produk Israel Berskala Nasional
- 250.000 Jamaah Sesaki Al Aqsa
- Tentara Israel Divonis Menjarah Armada Bantuan Gaza
- Kelompok Perlawanan Palestina Bersumpah Akan Melanjutkan Perang Melawan Israel
- Israel Serang Gaza Dihari Pertama Pembicaraan Damai
- Dua Penduduk Israel Terluka di Tepi Barat Akibat Serangan Brigade Al-Qassam
- Penduduk Israel Serang Petani Palestina di Dekat Salfit
- Lebih Rendah Dari Binatang, Seorang Muslimah Ungkap Pengalamannya Dalam Penjara Israel